Tips Meningkatkan Performa Android Terbaru

Tips Meningkatkan Performa Android Terbaru
Tips meningkatkan performa Android terbaru - Beberapa waktu yang lalu banyak pelanggan yang datang ke Toko ponsel tempat saya bekerja. Mereka datang dengan menyampaikan beberapa keluhan diantaranya, bahwa ponsel dengan sistem operasi android yang mereka gunakan semakin lama performanya semakin melambat.

Penyebabnya?

Penurunan performa pada ponsel ini sangatlah wajar, karena terjadi penumpukkan sampah aplikasi yang kita gunakan selama kita menggunakan ponsel tersebut. Sampah aplikasi inilah yang membuat kinerja sistem operasi Android akan mulai berkurang setelah kita menggunakannya untuk beberapa waktu.

Saat kita menggunakan ponsel tersebut untuk browsing, mengunjungi website, hampir semua website telah mengaktifkan penyimpanan cache browser dengan waktu penyimpanan satu tahun. Tujuannya adalah agar kita sebagai pengunjung website saat kembali mengunjungi situs tersebut bisa load halaman dengan cepat karena data-data pada website tersebut sudah tersimpan pada browser ponsel kita. Begitu pula dengan aplikasi-aplikasi yang kita gunakan, para pembuat aplikasi juga telah mengaktifkan penyinpanan chace aplikasi tersebut dalam jangka waktu tertentu sehingga sistem operasi Android yang awalnya mempunyai performa yang bagus semakin lama semakin menurun akibat dari menumpuknya cache aplikasi

Bagaimana solusinya?

Berdasarkan pengalaman kami terhadap masalah menurunnya performa ponsel setelah digunakan beberapa waktu, kami rangkung sebagai berikut

1. Kenali Perangkat Anda.

Kenali perangkat yang kami maksud adalah Anda harus mengetahui spesifikasi dari ponsel yang Anda gunakan, seperti prosessor, ruang penyimpanan internal dan RAM. Hal ini penting karena dengan Anda mengetahui spesifikasi dari ponsel yang Anda gunakan, Anda tidak akan memberi beban yang berlebihan pada ponsel dengan menginstall aplikasi aplikasi yang diluar dari kemampuan ponsel tersebut sehingga berdampak pada menurunnya performa ponsel akibat dari kelebihan beban.

2. Hapus/non aktifkan aplikasi yang tidak dgunakan.

Jika di bandingkan dengan jenis siatem operasi mobile lainnya seperti iOS dan Windows Phone, sistem operasi android merupakan sistem operasi yang paling banyak mengkonsumsi RAM. Hal ini dikarenakan siatem operasi android tidak bisa menutup aplikasi secara otomatis dengan pengaturan standar. Saat anda menjalankan aplikasi dan ingin menutup aplikasi tersebut dengan cara menekan tombol kembali mungkin anda mengira bahwa aplikasi tersebut benar-benar telah ditutup. Sebenarnya aplikasi tersebut masih berjalan di latar belakang. Agar aplikasi yang di jalankan benar benar tertutup, Anda harus menekan tombol multitasking > tutup aplikasi.

3. Gunakan fitur pembersih RAM

RAM merupakan ruang gerak untuk aplikasi. Semakin besar RAM suatu ponsel maka semakin banyak aplikasi yang dapat dijalankan secara bersamaan (multitasking) dan performa ponsel akan semakin bagus. Hampir semua ponsel keluaran terbaru telah menyediakan fitur pembersih RAM ini. Setelah Anda menutup aplikasi seperti pada tips no 2 di atas, lakukan pembersihan RAM dengan fitur yang telah disediakan agar RAM ponsel memiliki ruang bebas yang maksimal.

4. Hindari menginstall aplikasi/menyimpan file pada penyimpanan internal.

Ruang penyimpanan internal memiliki peran yang tidak kalah penting. Jika ruang penyimpanan internal penuh akan berdapak pada menurunnya performa ponsel. Oleh karena itu, pindahkan semua file yang tersimpan pada penympanan internal ke penyimpanan eksternal. Lakukan hal yang sama pada aplikasi yang sudah terinstall pada penyimpanan internal.

5. Gunakan penyimpanan eksternal berkecepatan tinggi

Setelah anda memindahkan semua file dan aplikasi ke penyimanan eksternal tidak serta merta membuat kinerja ponsel anda membaik. Penggunaan ruang penyimpanan eksternal akan berdampak baik atau buruk pada kinerja ponsel Anda tergantung pada jenis dan tipe penyimpanan eksternal itu sendiri. Gunakan penyimpanan eksternal class 10 karena memiliki kemampuan baca tulis yang sangat baik dan performanya yang maksimal.

6. Update Android

Update Android yang dimaksud adalah memperbarui versi Android yang terpasang pada ponsel Anda. Google yang merupakan developer dari sistem operasi Android selalu memberikan perbaikan besar untuk setiap sistem operasi Android yang dirilisnya, termasuk pembaruan yang menjamin stabilitas, kecepatan kinerja yang lebih tinggi, dan konektivitas bersamaan dengan fitur-fitur baru yang ramah bagi pengguna. Untuk menjaga performa ponsel agar selalu dalam kondisi terbaik lakukan pembaruan sistem operasi untuk meningkatkan versi dari sistem Android tersebut. Jika ponsel Anda menggunakan sistem operasi Android Jelly Bean maka anda harus meningkatkan ke versi KitKat atau versi Lollipop. Kunjungi situs resmi dari pabrikan ponsel yang Anda gunakan untuk melihat pembaruan yang tersedia.

7. Root Android

Dengan melakukan Rooting pada Android Anda dapat dengan leluasa mengkostumisasi ponsel Anda untuk meningkatkan performa ponsel dengan maksimal, karena tujuan rooting adalah menghilangkan batasan akses pengguna yang ditetapkan oleh produsen smartphone. Salah satu yang bisa anda lakukan jika ponsel Anda telah di-root adalah anda dapat meningkatkan kapasitas RAM ponsel dengan memanfaatkan penyimpanan eksternal atau memory card sebagai virtual RAM dan masih banyak lagi yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan performa ponsel Anda. Namun yang perlu Anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk rooting Android, bahwa rooting Android dapat menghilangkan atau membatalkan garansi ponsel Anda sehingga Anda tidak dapat mengklaim garansi ponsel jika terjadi kerusakan selama masa garansi.

Demikian Tips meningkatkan performa Android terbaru, semoga tulisan ini bermanfaat. Kami akan terus memperbarui artikel ini jika kami menemukan tips-tips tambahan lainnya agar performa ponsel Android bisa lebih maksimal.

Berkomentarlah dengan sopan dan santun sesuai topik yang kami sajikan
EmoticonEmoticon